Oleh-oleh Khas Bandung Jawa Barat

shares

Oleh-oleh Khas Bandung Jawa Barat, Untuk para wisatawan yang berlibur ke Garut dan melakukan wisata belanja di Oleh-oleh Khas Garut,  mayoritas mereka memilih tempat menginap yang nyaman di sekitar tempat wisata di Garut Kamojang dan Darajat seperti Kamojang Green, Kampung Sampireun dan Darajat Pass Garut. 






Salah satu rombongan wisatawan dari komunitas Jepang yang datang dan menginap di salah satu Hotel di Garut dengan pendampingan wisata dari HdG Team selain menonton atraksi Adu Domba dan Silat di Desa Wisata Saung Ciburial mereka mempunyai jadwal untuk berkunjung ke saung Udjo Bandung.

Rabu, 14 Agustus 2013 saya temani istri belanja oleh-oleh makanan khas dari Bandung, yakni tempe goreng Bandung yang lezat. Saya diajaknya menuju lokasi terminal bus leuwipanjang di mana banyak penjual makanan oleh-oleh khas Bandung. Tidak berapakah lama, sampailah kami ke pusat oleh-oleh di jalan leuwipanjang kota Bandung. Letaknya tidak jauh dari pintu masuk terminal bus Leuwipanjang. Kami mencari toko berlangganan yang umum kami beli.

Kami parkirkan mobil di seberang jalan serta ditempat yang aman. Lantas kami menyeberang jalan menuju toko makanan berlangganan di mana istri umumnya beli. Saya lihat juru masak tengah asik memasak tempe goreng. Sayapun turut mencicipi hasil gorengannya. Nyam-nyam, nikmat sekali terasa. Bila tak di stop serta malu sama pemiliknya, dapat habis satu penggorengan, tempe habis saya kunyah karena sangat enaknya, hehehe. Untunglah saya cukup tahu diri. Namanya coba ya janganlah kian lebih satu makannya, hahaha.

Penjaga makanan khas Bandung menyilahkan kami coba tempenya. " Silakan saja makan kian lebih satu ". Seandainya beli serta janganlah cuma coba saja. Tempe yang barusan digoreng memanglah nikmat sekali. Terasa gurih serta renyah. Terlebih pelayan tokonya melayani kami dengan baik. Saya coba ajukan pertanyaan pada juru masak perihal resep masakannya. Nyatanya olahan bumbunya mesti cocok, bila tak jadi gorengan tempe jadi tak enak. Tuturnya, tempe goreng ini dapat bertahan sepanjang satu bulan. Seandainya tak terkena angin serta tertutup rapat.

Terkecuali tempe goreng, ada makanan yang lain yang di jual di toko ini. Cuma saja untuk tempe goreng serta oncom goreng segera dimasak di toko makanan ini. Ada beragam jenis type makanan. Salah satunya, pisang selai, dodol, keripik, ubi, kreupuk, dan sebagainya. Bila dihitung, kian lebih 10 jenis makanan ada di jual di toko makanan khas Bandung ini.


Di selama jalan leuwipanjang, sangat banyak toko makanan serta minuman yang jual oleh-oleh khas Bandung. Anda tinggal memilihnya sesuka hati. Rata-rata harga nya sama juga, cuma diperlukan kepintaran dalam menawar harga. Bila pandai menawar harga, makanan itu dapat anda beli dengan harga terjangkau. Sekarang ini, harga sekilo tempe goreng sebesar Rp. 35. 000, - (Tiga puluh lima ribu rupiah). Bila pandai menawar serta belinya banyak umumnya bakal ada potongan harga spesial dari penjulanya.

Sangat banyak bermacam jenis makanan khas Parahiyangan yang dijajakan di toko makanan khas Bandung ini. Anda tinggal pilih makanan kesukaan anda atau untuk oleh-oleh khas bumi parahiyangan yang bisa anda bawa pulang untuk sanak saudara dirumah. Pasti mereka suka dengan oleh-oleh makanan yang anda berikanlah.

Iseng-iseng saya mengambil gambar toko makanan ini lewat hp jadul saya. Telah beberapa orang dari luar daerah yang berniat datang ke toko makanan ini untuk beli oleh-oleh. Beritanya, toko ini senantiasa buka 24 jam, serta malam takbiran tempo hari masih tetap repot melayani konsumen.

Tempe yang telah di goreng segera dibungkus plastik sesuai sama keinginan konsumen. Dari mulai plastik sekilo, 1/2 kilo hingga seperempat kilo. Seluruhnya ditimbang dengan timbangan yang telah disediakan oleh penjualnya. Konsumen dapat minta lebih pada penjual apabila di rasa berat timbangan kurang cocok. Penjual tempe goreng bakal dengan suka hati bertambahnya.

Di toko makanan Genah Rasa, konsumen bisa pilih makanan oleh-oleh yang disenanginya. Istri saya saksikan semakin banyak beli tempe goreng yang barusan usai di goreng. Katnya, tempe yang baru digoreng terasa tambah lebih lezat dari pada yang telah duluan dibungkus. Walau sebenarnya sih sesungguhnya sama juga, ini cuma permasalahan rasa di lidah saja.

Saya pernah melihat segera bagaimanakah sistem tempe goreng ini di buat. Tempe ukuran 30x15 cm diiris tidak tebal jadi 6 sisi, lantas dipotong seukuran 5 x 6 cm. Tempe ini dipesan dari daerah Cicadas serta memanglah dipesan spesial dari pabrik tempe yang diantar segera ke toko ini. Rata-rata /hari toko ini dapat memasak tempe hingga 150 bungkus. Tiap-tiap penggorengan di isi minyak goreng 32 liter.

Sesudah tempe diiris sesuai sama ukurannya, lalau tempe itu dimasukkan ke adonan tepung beras serta tapioka plus bumbu yang sesuai sama ukurannya. Apabila bumbunya kurang cocok, rasa tempe goreng kurang demikian nikmat di lidah. Demikian kata tukang masaknya. Jadi koki atau juru masak mesti paintar memproses adonan tempe. Salah dalam mengolah bumbu, bikin tempe goreng kurang lezat di makan.

Oleh-oleh tempe goreng Bandung memanglah unik, keunikannya bisa dipandang dari sistem pembuatannya. Mudah-mudahan anda bisa singgah ke toko makanan ini serta mencicipi gorengan tempenya. Ingin? Oleh-oleh Khas Bandung dan kota lainnya di Jawa Barat bisa anda dapatkan juga di Sumber Rezeki 3 Garut jalan Kubang Tanjung Garut.

Related Posts

0 comments:

Post a Comment